Resolusi di Tahun 2022 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI

Menetapkan resolusi baru di tahun baru, ini sudah menjadi tradisi di seluruh penjuru dunia. Sama halnya seperti yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI) melalui Twibbonize.

Setelah menggelorakan semangat rebound di tahun 2021, di tahun 2022 saatnya KKP mengakselerasi implementasi berbagai program terobosan yang telah dicanangkan. disampaikan oleh KKP RI melalui deskripsi sebuah Twibbonize frame yang dibuat menjelang tahun baru 2022.

Semangat #KKPAccelerate di tahun 2022 – oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI

Link: https://twb.nz/kkpaccelerate

Melalui #KKPAccelerate di tahun 2022, KKP menyemarakkan semangat baru untuk mengakselerasi program terobosan. Akselerasi program terobosan dari KKP RI ini direncanakan untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di pusat dan daerah tanpa mengabaikan kesehatan laut dan kelestarian lingkungan di sekitar tambak-tambak budidaya. KKP RI menganggap bahwa kesehatan ekologi merupakan panglima dalam tata kelola sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia masa kini.

KKP RI mengajak masyarakat Indonesia mengunakan Twibbonize frame diatas untuk menunjukan semangat dengan membagikannya melalui sosial media dengan tagar #KKPAccelerate. Saat ini sudah lebih dari 8 ribu masyarakat Indonesia memberikan dukungannya kepada Twibbonize frame tersebut.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI yang ke-delapan, Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa “untuk akselerasi ini, selain mengandalkan anggaran belanja KKP, kami memperkuat kolaborasi dengan sesama kementerian, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga investor utamanya dari dalam negeri. Kolaborasi mencakup berbagai bidang, seperti penyiapan lahan untuk pengembangan budidaya udang, pembangunan sarana prasana pelabuhan perikanan, penguatan sumber daya manusia, penerapan teknologi informasi, maupun pengawasan sumber daya alam laut” melalui sebuah kolom yang ditulisnya pada laman Detik.com.

Diketahui bentuk program terobosan yang diakselerasi KKP RI diantaranya adalah;

  • Penerapan kebijakan penangkapan terukur di 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI).
  • Pengembangan budidaya perikanan untuk komoditas berorientasi ekspor (udang, lobster, kepiting, dan rumput laut).
  • Pembangunan 130 kampung perikanan budidaya berbasis kearifan lokal, dan 120 kampung nelayan maju.

Selain penerapan kebijakan penangkapan terukur dan pembangunan kampung perikanan budidaya dan kampung nelayan maju pada tahun 2022, mengentaskan kemiskinan ekstrem yang sebagian besar terjadi di wilayah pesisir juga menjadi target yang tidak kalah pentingnya.

Program kampung nelayan maju ini dikatakan akan menyasar 120 kabupaten/kota di mana 50 daerah di antaranya termasuk dalam kriteria miskin ekstrem. Kemudian program kampung perikanan budidaya mencakup 130 kabupaten/kota, dengan 53 di antaranya adalah wilayah miskin ekstrem.

“Tidak ada akselerasi yang didapat dgn berleha-leha. Butuh kerja lebih keras, belajar lebih banyak, dan mendengar lebih sering. Insya Allah, KKP bisa mengukir keberhasilan lebih banyak lagi di 2022″ ujar Menteri Sakti Wahyu Trenggono.

Pada tahun 2021, dikatakan bahwa KKP RI telah meraih beberapa pencapaian yang gemilang untuk kemajuan negara Indonesia, diantaranya adalah:

  • KKP mampu bangkit dengan mencetak sejarah perolehan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tertinggi sepanjang masa mendekati angka Rp 1 triliun. Meningkat hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya di angka Rp 600-an miliar.
  • Kinerja ekspor sepanjang bulan Januari hingga Oktober 2021 mampu mencatatkan nilai US$ 4,56 atau melesat 6,6% dari periode sebelumnya, meski di pertengahan tahun dunia dilanda gelombang kedua COVID-19. Komoditas unggulan ekspor terdiri dari udang (40%), tuna cakalang tongkol (13%), rajungan kepiting (11%), cumi sotong gurita (10%), dan rumput laut (6%). Sedangkan negara tujuan terbesar adalah Amerika Serikat, China, Jepang, Asean, dan Uni Eropa.
  • Nilai tukar nelayan, pembudidaya, petambak garam turut merangkak naik walaupun belum mencapai angka terbaik, namun KKP RI berani menetapkan target yang saat ini angkanya seratusan bisa tumbuh seratus persen sehingga membuktikan bahwa pelaku utama sektor kelautan dan perikanan benar-benar sejahtera hidupnya.

Rangkaian pencapaian KKP RI tersebut menunjukkan langkah yang diambil KKP untuk memperbaiki regulasi dan mengedepankan inovasi teknologi dalam memberi kemudahan layanan ke tengah masyarakat, berhasil memberikan buah manis. Masyarakat Indonesia dapat berkontribusi dengan memberikan dukungan kepada KKP RI, salah satunya melalui Twibbonize frame diatas, demi kemajuan negara dan masyarakat yang lebih sejahtera.

Source: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5875206/2022-saatnya-akselerasi