Manfaatkan Momentum Hari Relawan PMI 2021 dengan Twibbonize

Pada tahun sebelumnya, peringatan Hari Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) diselenggarakan dengan pertimbangan pandemi COVID-19. Pada peringatan Hari Relawan PMI 2020 lalu, Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla mengingatkan bahwa Hari Relawan PMI ini adalah hari keikhlasan, karena tanpa keikhlasan tidak akan ada relawan.

Menilik kembali sejarah PMI, Hari Relawan PMI ini ditetapkan setiap tanggal 26 Desember oleh Presiden kelima Republik Indonesia, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2005. Penetapan hari ini tidak terlepas dari peran PMI dalam membantu korban bencana tsunami di wilayah Sumatera. Hari Relawan PMI kemudian ditetapkan dan menjadi momentum untuk mengapresiasi para relawan yang telah melakukan pelayanan dengan penuh dedikasi bersama PMI.

PMI melalui Twibbonize juga mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak melewatkan momentum ini. Peran dan komitmen para relawan PMI yang berjuang di lapangan melayani publik patut diapresiasi dengan ikut membagikan foto kamui di dalam sebuah Twibbonize frame dari PMI berikut ini:

Hari Relawan PMI 2021 – oleh PMI TV

Link: https://twb.nz/hrelawanpmi2021

Peringatan Hari Relawan PMI yang ke-16 ini, Indonesia masih berada di masa pandemi COVID-19, sehingga dukungan dalam bentuk apapun termasuk menggunakan Twibbonize frame ini akan sangat berarti bagi para relawan PMI. Sudah lebih dari 4 ribu masyarakat Indonesia mengunggah fotonya dengan frame ini untuk ikut memeriahkan Hari Relawan PMI 2021 secara digital.

Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, berdirinya PMI berazaskan perikemanusiaan dan atas dasar sukarela dengan tidak membeda-bedakan bangsa, golongan, dan paham politik apapun.

Dikutip dari laman pmi.co.id, ada tujuh prinsip dasar gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional yang menjadi pegangan PMI. Diantaranya adalah:

  • Kemanusiaan, bahwa pendiriannya berdasarkan keinginan untuk menolong tanpa membeda-bedakan yang ditolong, berupaya mencegah dan mengatasi penderitaan manusia dalam kapasitasnya secara nasional dan internasional, sehingga menimbulkan rasa saling pengertian, persahabatan, kerjasama, dan perdamaian abadi.
  • Kesemestaan, artinya ada hak dan tanggung jawab yang sama dalam menolong sesama manusia
  • Kenetralan, agar senantiasa mendapat kepercayaan dari semua pihak, gerakan yang dilakukan tidak boleh memihak atau melibatkan diri dalam pertentangan politik, suku, agama, atau ideologi.
  • Kemandirian, artinya tidak hanya membantu pemerintah, tetapi juga menaati peraturan negara, dan selalu menjaga otonomi agar dapat bertindak sejalan dengan prinsip-prinsip ini.
  • Kesamaan, dilakukan tanpa membuat perbedaan atas dasar kebangsaan, suku, agama, pandangan politik, dengan tujuan semata-mata mengurangi penderitaan manusia sesuai dengan kebutuhan dan mendahulukan keadaan yang paling parah.
  • Kesukarelawanan, artinya tanpa keinginan mencari keuntungan apapun
  • Kesatuan, bahwa hanya ada satu perhimpunan Palang Merah atau Bulan Sabit Merah di satu negara yang terbuka untuk semua orang melaksanakan tugas kemanusiaan di seluruh wilayah.

Pandemi COVID-19 yang terjadi selama kurang lebih dua tahun ini pasti menciptakan tantangan tersendiri bagi para relawan PMI dalam menjalankan perannya sesuai prinsip-prinsip tersebut. Twibbonize frame tersebut pun dapat menjadi sarana kamu untuk mengungkapkan rasa terima kasih atas jasa para relawan PMI.